Jakarta (Greeners) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional bersama dengan Uni Eropa meluncurkan sebuah laporan tahunan mengenai kerjasama pembangunan Uni Eropa dan Indonesia yang diberi nama “Blue Book 2015″.

Deputi Menteri bidang Pendanaan Pembangunan BAPPENAS, Wismana Adi Suryabrata dalam sambutannya mengatakan bahwa laporan ini menunjukkan kalau Uni Eropa dan negara-negara anggotanya telah menyediakan dana bantuan lebih dari 570 juta euro untuk pembangunan di Indonesia pada tahun 2014.

Wismana menjelaskan, dana tersebut dicairkan untuk bantuan pembangunan dalam beberapa bidang seperti lingkungan dan perubahan iklim sebesar 341 juta euro, pendidikan 36 juta euro, kerjasama perekonomian 65 juta euro, tata kelola pemerintahan 31 juta euro, kesehatan, air dan sanitasi 16 juta euro, serta infrastruktur dan kesiapsiagaan bencana dan ketahanan pangan 81 juta euro.

“Secara kolektif, Uni Eropa dan negara anggotanya adalah donor terbesar di dunia dan telah mengucurkan lebih dari setengah nilai total bantuan globalnya untuk Indonesia pada tahun 2014 lalu,” jelasnya pada acara peluncuran Uni Eropa Blue Book 2015 di Jakarta, Selasa (05/05).

Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Selain itu, Kuasa Delegasi Uni Eropa, Colin Crooks juga menerangkan bahwa merujuk pada Blue Book 2015 yang diluncurkan hari ini, Uni Eropa dan Indonesia masih terus bekerjasama secara erat di berbagai sektor termasuk pendidikan, lingkungan, tata kelola pemerintahan yang baik dan perekonomian.

Ia menyatakan, untuk menunjukkan dan memperkuat kerjasama Eropa dan Indonesia dalam menanggulangi perubahan iklim, maka pada peluncuran Blue Book 2015 ini diputuskan untuk mengangkat isu perubahan iklim dan lingkungan.

“Temanya ini Putting People First atau mengutamakan masyarakat yang mana menandakan tujuan Uni Eropa adalah untuk mendukung perubahan transformasional bagi masyarakat,” katanya.

Penulis: Danny Kosasih

 

Source from: http://www.greeners.co/berita/ue-dan-indonesia-luncurkan-blue-book-2015/

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...