tribunnews1

Jumat, 17 Februari 2012

Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri ESDM, Widjojono Partowidagdo menilai selama ini kegiatan pertambangan belum menerapkan kaidah good mining practice dan hanya mementingkan keuntungan.

"Selama ini kegiatan pertambangan tidak menerapkan kaidah good mining practice sehingga banyak penyimpangan terjadi," ujar Widjojono dalam diskusi bertajuk Kelangkaan SDA Tingkatkan Konflik Baru yang digelar oleh Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) di Menara Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2012).

Widjojono menerangkan, perubahan kekuasaan pemerintah dari sentralisasi menjadi desentralisasi merupakan langkah bagus, artinya memberikan kewenangan sepenuhnya kepada daerah untuk mengelola daerahnya.

Namun, terang Widjojono, kelemahan dari pola tersebut menunjukkan pemerintah daerah kerap secara serampangan menggelola khususnya terkait kegiatan pertambangan. Widjojono bahkan menyebut kerap daerah hanya mementingkan faktor keuntungan tanpa memperhatikan faktor lingkungan dan masyarakat. Hal itu berdampak pada kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar pertambangan.

"Misalnya seperti menjual lokasi pertambangan kepada banyak pihak tanpa jalur lelang sehingga berdampak buruk bagi lingkungan," ungkap Widjojono.

Untuk itu, tambah Widjojono, dengan adanya UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), memberikan kesempatan pada pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan dalam rangka menghindari penyimpangan dengan cara menentukan lokasi pertambangan kepada pihak-pihak tertentu dan melakukan pelelangan.

"Pelelangan diatur oleh Gubernur, namun tetap dalam pengawasan pemerintah pusat," tambah Widjojono.

Sumber: Tribun NEws

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...