EKSPLOITASI ALAM: Emil Salim ingatkan potensi konflik sosial

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 20 Februari 2012
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1886

bisnis_indonesia

Oleh Surya Mahendra Saputra

Jum'at, 17 Februari 2012

large_hutan__6_

JAKARTA: Eksploitasi sumber daya alam dianggap belum berwawasan lingkungan sehingga berpotensi meningkatkan letupan konflik sosial.

Pakar Ekonomi Universitas Indonesia sekaligus bekas Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim mengungkapkan perencanaan pembangunan dengan desentralisasi dan otonomi daerah cenderung mengabaikan kearifan terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Selengkapnya: EKSPLOITASI ALAM: Emil Salim ingatkan potensi konflik sosial
 

Konsep Rusun di Ciliwung Masih Mentah

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 10 Januari 2012
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1537

jpnn

Selasa, 06 Desember 2011

JAKARTA - Konsep pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di bantaran sungai Ciliwung masih mentah. Itu dibuktikan dengan pernyataan Asisten Deputi Perencanaan Perumahan Formal Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Muhammad Dimyati soal target dan progres pembangunannya pada 2012.

Selengkapnya: Konsep Rusun di Ciliwung Masih Mentah
 

Perwaku Desak Penghijauan BKT

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 10 Januari 2012
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 2113

jpnn

Senin, 05 Desember 2011

JAKARTA - Ancaman banjir di sejumlah daerah, khususnya DKI Jakarta membuat para tokoh yang bergabung dalam Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan (Perwaku) Indonesia mendesak Pemerintah Pusat dan DKI Jakarta segera melakukan pengerukan sungai yang dangkal serta melakukan tanam pohon atau penghijauan di sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT).

Selengkapnya: Perwaku Desak Penghijauan BKT
 

Kepedulian Harus Ditingkatkan

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 10 Januari 2012
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 2173

logosuarakarya

Selasa, 29 November 2011

LINGKUNGAN HIDUP

JAKARTA (Suara Karya): Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) senantiasa memberikan masukan kepada pemerintah dan DPR untuk lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya terkait musim hujan seperti saat ini, harus ada antisipasi dengan membersihkan sungai yang dipenuhi sampah.

Sebagai organisasi masyarakat yang peduli lingkungan, Perwaku juga sering melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan lingkungan, misalnya kegiatan penanaman pohon di setiap garis sepadan sungai, penanaman pohon di tebing sungai serta di pinggiran Banjir Kanal Timur Jakarta Timur.

Selengkapnya: Kepedulian Harus Ditingkatkan
 

DPRD Kabupaten Bima Dinilai Gagal

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 02 Januari 2012
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1189

Berita Terkait Protes Kasus Anti Tambang Di Bima

ahdinata_001

ahdinata_002

ahdinata_003

 

 

Halaman 4 dari 12

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...