Masyarakat Harus Belajar Tanda-tanda Alam

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 20 Oktober 2011
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1660

erabaru

Senin, 05 Oktober 2009

korbangempaambacang.
Jakarta - Belajar dari berbagai kasus bencana seperti terjadi di Padang, Sumatera Barat dan Aceh harusnya masyarakat belajar tanda-tanda alam yang biasanya menyertai sebelum bencana terjadi.

"Dampak gempa terhadap lingkungan besar sekali. Yang pasti semua sendi-sendi kehidupan hancur dan memakan banyak korban," kata Ketua Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan (Perwaku) sekaligus Ketua PMU Kebun Raya dan Benda Cagar Dep. PU, Yennel S Suzia di Jakarta, Senin (5/10).

Selengkapnya: Masyarakat Harus Belajar Tanda-tanda Alam
 

Ketika Budaya dan Lingkungan Menyatu Dalam Opera Wayang

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 20 Oktober 2011
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1584

tio

Seni Budaya

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), untuk kesekian kalinya menjadi fasilitator dalam penanaman nilai – nilai lingkungan lewat  sebuah pagelaran budaya. Sebuah pertunjukan Opera Wayang Orang  digelar dalam rangka penggalangan dana.  Bertempat di Sasono Langon Budoyo, pagelaran ini diadakan atas kerjasama Perhimpunan Cedikiawan Lingkungan (Perwaku), TMII dan ITB 75, dan dilaksanakan pada Jumat malam, 29 Oktober 2010.

Selengkapnya: Ketika Budaya dan Lingkungan Menyatu Dalam Opera Wayang
 

ENDAPAN LUMPUR PANAS SIDOARJO BISA MENDATANGKAN PENGHASILAN

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 20 Oktober 2011
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1677

bataviase

Jakarta, 28 Agustus 2010 (Business News)

Mohammad Hasroel Thayib, Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Cendikiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku), mengungkapkan bahwa endapan lumpur panas yang menyembur di daerah Sidoarjo bisa dimanfaatkan sebagai batu bata, paving block maupun campuran beton yang bisa diekspor ke luar negeri.

Selengkapnya: ENDAPAN LUMPUR PANAS SIDOARJO BISA MENDATANGKAN PENGHASILAN
 

Pemkot-Perwaku Gelar Seminar Nasional

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 20 Oktober 2011
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1461

siwalima

Wednesday, 13 July 2011

Ambon - Guna memperdalam pemahaman tentang isu-isu global green, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan Perhimpunan Cendikiawan Lingkungan (Perwaku) Maluku, menggelar seminar nasional, Selasa, (12/7).

Seminar Nasional yang digelar dilantai II Balai Kota Ambon itu, sekaligus bersamaan dengan diselenggarakannya Musyawarah Wilayah (Muswil) I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perwaku Maluku.

Selengkapnya: Pemkot-Perwaku Gelar Seminar Nasional
 

Pemkot-Perwaku Maluku Gelar Seminar Nasional Green Construction

Kategori: Liputan
Ditayangkan: 19 Oktober 2011
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1426

ambon

ambonSelasa, 12 Juli 2011 17:13

AMBON-HUMAS, Provinsi Maluku terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil yang saat ini terancam keberdaaannya oleh kerusakan lingkungan, akibat pola pembangunan yang tidak tepat. Untuk itu diperlukan suatu wawasan pembangunan berbasis lingkungan yang bisa diimpelementasikan guna mewarnai kebijakan pembangunan di Maluku.

Demikian disampaikan Walikota Ambon, Drs. M.J Papilaja, MS dalam sambutannya ketika membuka secara resmi Seminar Nasional Green Construction : Pulau-Pulau Kecil Berbasis Kearifan Lokal, serta Musyawarah Wilayah I DPW Perhimpunan Cendikiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) Maluku, yang berlangsung Selasa (12/7) di Balai Kota.

Selengkapnya: Pemkot-Perwaku Maluku Gelar Seminar Nasional Green Construction
 

Halaman 8 dari 12

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...