Menata Ruang Untuk Menjaga Kualitas Lingkungan

Kategori: Liputan
Diterbitkan: 03 Mei 2010
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1708

icon_logopu

www.penataanruang.pu.go.id

30 April 2010 | Nasional

Melalui penataan ruang yang bijaksana, kualitas lingkungan akan terjaga dengan baik. Namun, bila dilakukan dengan kurang bijaksana maka tentunya kualitas lingkungan juga akan terganggu. Hal tersebut mengemuka pada seminar nasional “Pertimbangan Lingkungan Untuk Penataan Ruang” yang diselenggarakan atas kerjasama Perwaku dengan PPSML UI dan Kementerian Dalam Negeri di Hotel Atlet Century Park Jakarta(30/4).
Selengkapnya: Menata Ruang Untuk Menjaga Kualitas Lingkungan
 

'8 Daerah agar percepat perda RTRW'

Kategori: Liputan
Diterbitkan: 03 Mei 2010
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1512

logo_cetak

Bisnis Indonesia

Regional

Senin, 03/05/2010
Ruang terbuka hijau minimal 30% di wilayah kota
JAKARTA: Pemerintah memberikan tenggat hingga akhir tahun ini bagi delapan pemprov yang tidak kunjung menuntaskan rancangan perda RTRW dengan ancaman akan mendapatkan disinsentif jika tidak juga dipenuhi. Selengkapnya: '8 Daerah agar percepat perda RTRW'  

Pengelolaan Lingkungan DKI, Jabar dan Banten Diintegrasikan

Kategori: Liputan
Diterbitkan: 03 Mei 2010
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1385

logo_antara

Jumat, 30 April 2010 21:21 WIB | Warta Bumi | Masalah Lingkungan |

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendesak pemerintah provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat (Jabar) agar membuat sistem pengelolaan tata ruang dan lingkungan hidup yang terintegrasi untuk mencegah semakin parahnya kerusakan ekosistem di ketiga wilayah tersebut.

Masalah banjir dan kerusakan lingkungan di ketiga wilayah itu diakibatkan oleh tidak terpadunya manajemen lingkungan dan tata ruangnya, kata Deputi Kementerian Lingkungan Hidup bidang Tata Lingkungan, Hermin Rosita dalam seminar Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya: Pengelolaan Lingkungan DKI, Jabar dan Banten Diintegrasikan
 

Lingkungan rusak, picu peningkatan kemiskinan

Kategori: Liputan
Diterbitkan: 03 Mei 2010
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1791

logo_kabar_bisnis

Minggu, 02 Mei 2010 | 11:17 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kegagalan pemerintah mengatasi kerusakan lingkungan yang semakin parah, dapat memicu peningkatan kemiskinan di Indonesia. Ada tiga dampak kerusakan lingkungan yang berpotensi memiskinkan rakyat yakni banjir, kemacetan lalu lintas serta penyakit lantaran buruknya lingkungan.

"Ketiga masalah ini telah terjadi, bahkan kondisinya sudah meluas di hampir seluruh daerah di Indonesia," ungkap Herdianto WK , Sekjen Dewan Pengurus Nasional (DPN) Perhimpunan Cendikiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) pada seminar nasional 'Pertimbangan Lingkungan untuk Penataan Ruang' di Jakarta, kemarin.

Selengkapnya: Lingkungan rusak, picu peningkatan kemiskinan
 

Mungkinkah Kemiskinan Akibat Kerusakan Lingkungan?

Kategori: Liputan
Diterbitkan: 03 Mei 2010
Ditulis oleh suwardi Dilihat: 1631
logo_repulika
Republika OnLine » Breaking News » Lingkungan
Jumat, 30 April 2010, 10:38 WIB
JAKARTA-- Kemiskinan yang saat ini menjamur di perkotaan dianggap sebagai akibat kerusakan lingkungan. Hal itu diungkapkan Herdianto WK, Sekjen Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) di Jakarta, Jumat (30/4). Dia mengatakan, terdapat tiga dampak kerusakan lingkungan yang berpotensi memiskinkan rakyat.
Selengkapnya: Mungkinkah Kemiskinan Akibat Kerusakan Lingkungan?
 

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...