KEBIJAKAN DAN STRATEGI ORGANISASI
PERHIMPUNAN CENDEKIAWAN LINGKUNGAN INDONESIA
TAHUN 2011-2015
 
1.        Pendahuluan
  1. Menjadi suatu keniscayaan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur dibutuhkan pembangunan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi menjadi kebutuhan bersama pula agar pembangunan yang dilakukan tanpa melakuan pengerusakan lingkungan;
  2. Faktanya, pembangunan sampai saat ini masih bersifat ekstraktif sehingga kerusakan lingkungan telah mengancam hasil pembangunan yang telah dicapai.
  3. Untuk itu dibutuhkan upaya penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia tanpa mengorbankan usaha pembangunan nasional;
  4. Sebagai upaya mengalang potensi nasional ilmuwan lingkungan, maka Perwaku didedikasikan menjadi wadah untuk mempersatukan para ilmuwan lingkungan dan ilmuwan yang menaruh minat besar pada masalah-masalah lingkungan hidup;
  5.  Diharapkan perhimpunan dapat mendorong masyarakat peduli lingkungan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi lingkungan,
  6.  Membangun kesadaran, wawasan, dan pengetahuan masyarakat, mengenai lingkungan hidup yang berkelanjutan di Indonesia.
2.        Tantangan Ekologis Dalam Mencapai Kesejahteraan Rakyat
  1. Penduduk dunia dan Indonesia meningkat drastis dalam 50 tahun terakhir dan diprediksi dalam 50 tahun ke depan mencapai dua kali lipat dari jumlah saat ini.
  2. Jumlah penduduk membutuhkan pangan, air bersih, energi, permukiman dan layanan fasilitas sosial yang menguras secara fundamental cadangan sumber daya alam.
  3. Alam semesta tidak sanggup terus menerus memenuhi kebutuhan tersebut dengan tingkat pengelolaan dan teknologi yang ada pada saat ini.
  4. Belum adanya upaya-upaya substansial yang optimal dalam mencapai masyarakat adil dan makmur sehingga dapat terwujud kearifan lingkungan.
3.        Peran Strategis Indonesia Dalam Mendorong Kemajuan  Peradaban
  1. Posisi Indonesia berpotensi berperan strategis dalam mendorong tumbuhnya penghargaan dan standar baru dalam membangun dan menilai kemajuan peradaban. Tingginya jumlah penduduk di kawasan Asia Tenggara bersama dengan China dan India, Indonesia berpotensi menjadi pendorong dan stabilisator dari kemajuan kawasan.
  2. Kekayaan alam Indonesia merupakan kekuatan dan menjadi modal awal bagi upaya-upaya mencapai meningkatkan kesejahteraan rakyatnya secara adil makmur. Namun kondisi alami Indonesia yang khas jika tidak dikelola secara arif justru menjadi bencana dan mengerus fondasi keberhasilan yang telah dicapai.
  3. Jumlah penduduk yang besar merupakan potensi Indonesia karena bisa menjadi sumber daya penggerak pembangunan dan menjadi pasar dari hasil-hasil pembangunan.
  4. Peran strategis Indonesia hanya akan dapat terwujud jika tingkat kapasitas dan pengelolaannya sesuai dengan kebutuhan dan tantangan perkembangan zaman.
4.        Peran Perwaku Dan Civil Society Dalam Mencapai Masyarakat Indonesia Adil Dan Makmur, Arif Lingkungan
  1. Menjadi wadah inovatif dan kreatif dalam pengelolaan lingkungan hidup.
  2. Menyuarakan kepentingan-kepentingan lingkungan dan  memberikan landasan ilmiah bagi penyelesaian masalah
  3. Menjadi kelompok penekan dalam pengelolaan lingkungan hidup
  4. Menjembatani berbagai kepentingan untuk menyelamatkan lingkungan
5.        Pengelolaan Pembangunan
         Agar masa depan Indonesia lebih sejahtera, maka Perwaku merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan dengan Pendekatan Nilai Tambah Optimum
  2. Tata Kelola Pemerintahan Yang berpihak pada Rakyat
  3. APBN/APBD yang berpihak pada lingkungan
  4. Penguasan Ilmu dan Teknologi yang ramah lingkungan
  5. Budaya Arif Lingkungan
6.        Keorganisasian
       Untuk mencapai tujuan organisasi, maka kebijakan strategis Perwaku tahun 2011-2015 adalah sebagai berikut:
  1. Ditetapkannya tatalaksana keorgansiasian dan kepengurusan Perwaku yang mencerminkan etika dan perilaku kecedekiawanan lingkungan.
  2. Menugasakan kepada DPN Perwaku Periode 2011-2015 untuk melakukan penataan konstitusi organisassi agar sesuai dengan kebutuhan melalui mekanisme yang telah diatur dalam AD/ART Perwaku.
  3. Berkembangnya Citra Perwaku sebagai wadah masyarakat lingkungan yang memperjuangkan terwujudnya peradaban masyarakat yang memuliakan lingkungan bagi keberlanjutan kehidupan melalui aksinya dan publikasi yang berkelanjutan.
  4. Berkembangnya jaringan kerja dengan seluruh stakeholder melaluiinisiasi program bersama.
  5. Lebih memperkuat lagi sosialisasi tentang keberadaan Perwaku ke stakeholder.
  6. Menguatkan jaringan kerja nasional dan internasional.
  7. Membentuk DPW seluruh propinsi.
  8. Melanutkan program yang belum tercapai pada periode sebelumnya, terutama masalah pendidikan lingkungan.
  9. Lebih tajam dan fokus dalam melihat persoalan dan permasalahan serta mencari solusi bersama mengenai kerusakan/degradasi lingkungan akibat dari pertambangan, illegal logging, pembunuhan satwa, dan permasalahan lingkungan lainnya, khususnya di wilayah Kalimantan dan Papua.
  10. Penjabaran action plan dari pokok-pokok program kerja pada setiap tahun oleh DPN juga kepada DPW untuk meningkatkan green commitment secara bersama-sama.
  11. Menginventarisasi permasalahan lingkungan di setiap wilayah oleh DPW maupun DPN untuk dicarikan solusi bersama.
 

Login Form

Berita Terpopuler

Prev Next

Aspek Iklim dalam Perencanaan Perkotaan

Gambar 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim perkotaan (Sumber: Sebastian Wypych...

INDONESIA DALAM ISU KELAUTAN DAN PERUBAH…

Bersamaan dengan perundingan pada sidang ke-30 badan-badan subsider UNFCCC (United Nations...

KEBUN BOTANI : UPAYA MELESTARIKAN KEKAYA…

Tidak lama lagi kita harus mengimpor benih kayu dari Malaysia atau Thailand karena tak ada...

Kota Hijau Tanpa Transportasi

Oleh Isyana Artharini Perdebatan soal perubahan iklim di Indonesia masih berkutat soal...

Beda Sarjana dengan Cendekiawan

Oleh: Prof Emil Salim Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia merupakan wadah bagi...

Kita Butuh UU Lingkungan Hidup?

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DALAM TATA KELOLA PE...

LANGKAH KOMITMEN ENVIRO- MASTERPLAN PEMB…

Oleh: Raldi H Koestoer Langkah Komitmen Hijau: •Komitmen Enviro/Hijau–Pembangunan Hijau ...

Menhut: Selamatkan Hutan Perlu Aksi, Jan…

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengingatkan, upaya penyelamatan hutan memerlukan aksi...

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK PENATAAN RU…

•Adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup ...